Mengenal Poltekim, Sekolah Kedinasan Dibawah Naungan Kemenkumham RI

Admin CMO • Rabu, 31 Januari 2024

Mengenal Poltekim, Sekolah Kedinasan Dibawah Naungan Kemenkumham RI

Politeknik Imigrasi (Poltekim) adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi kedinasan di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM yang menyelenggarakan pendidikan profesional kedinasan. 


Politeknik Imigrasi atau Poltekim didirikan pada 1962 dan didirikan kembali pada tahun 2000. Politeknik melatih individu untuk bekerja dalam pekerjaan pemerintah di bidang imigrasi. Baik untuk ditempatkan di kantor imigrasi di seluruh Indonesia atau di unit imigrasi di perwakilan luar negeri Indonesia.





Sejarah Singkat Poltekim


Sejak Negara Republik Indonesia mengambil alih tugas keimigrasian dari bangsa Belanda pada tahun 1950, diperlukan Pejabat Teknis Imigrasi untuk seluruh wilayah Negara Indonesia dan perwakilan RI di luar negeri. Guna memenuhi kebutuhan tenaga teknis keimigrasian yang profesional, maka pada tahun 1962 dibentuklah Akademi Imigrasi berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman RI. 


Akademi Imigrasi berdiri pada tanggal 21 Desember 1962 berdasarkan pengukuhan dari Keputusan Menteri Kehakiman RI Nomor J.P.17/59/11 tahun 1962 tentang pembentukan Akademi Imigrasi dimana pembentukannya merupakan konsekuensi logis akan kebutuhan Aparatur keimigrasian yang terampil dan profesional yang bertugas sebagai penegak hukum yang kemudian dikembangkan dalam trifungsi Imigrasi (Public service, Security & Law enforcement, National Economic fasilitator).


Dalam kurun waktu 1962-1976 Akademi Imigrasi menghasilkan 3 Angkatan, yaitu AIM I, II, III. Tahun 1976, dibutuhkan Pejabat Teknis dalam kurun waktu yang singkat, maka Program pendidikan Akademi Imigrasi dihentikan dan Pendidikan Teknis Keimigrasian dilakukan melalui Crash Program yaitu PTK (Pendidikan Teknis Keimigrasian) dan PDK (Pendidikan Dasar Keimigrasian). Setelah 23 tahun berhenti akhirnya pada tahun 1999, Program pendidikan Akademi Imigrasi diaktifkan lagi dimulai kembali dengan AIM IV.


Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, Akademi Imigrasi telah bertransformasi menjadi Politeknik Imigrasi. Hal ini menjadi suatu langkah baru dan sekaligus menjadi tantangan bagi seluruh insan imigrasi, khususnya para pemuda bangsa yang tengah mempersiapkan diri menjadi bagian dari Politeknik Imigrasi. Sebab, terdapat peningkatan strata Politeknik Imigrasi menjadi D-4. Tidak hanya itu, Politeknik Imigrasi juga terbagi menjadi 3 program studi, yaitu Hukum Keimigrasian, Administrasi Keimigrasian, dan Manajemen Teknologi Keimigrasian.


Program Studi di Poltekim


Berikut 4 program studi yang ada di Poltekim:

 

  1. D4 Manajemen Teknologi Keimigrasian

  2. D4 Administrasi Keimigrasian 

  3. D4 Hukum Keimigrasian 

  4. D3 Keimigrasian


Fasilitas di Poltekim


Poltekim mempunyai berbagai fasilitas penunjang pendidikan, seperti wahana olahraga berupa gym, panahan, lapangan tennis, lapangan futsal, lapangan basket, lapangan voli. serta fasilitas Laboratorium Bahasa, Laboratorium Komputer, Laboratorium Praktek Keimigrasian dan Perpustakaan.


Seluruh taruna di Politeknik Imigrasi mendapatkan fasilitas tempat tinggal berupa asrama. Selain itu, mereka juga mendapatkan seluruh perlengkapan dan atribut taruna seperti PDH (Pakaian Dinas Harian), PDL (Pakaian Dinas Lapangan), PDO (Pakaian Dinas Olahraga), PDU (Pakaian Dinas Upacara), PDP (Pakaian Dinas Pesiar), seragam marching band, topi pet, baret, dan sepatu. Tak hanya itu, seluruh taruna Akademi Imigrasi ini juga berhak atas uang saku yang akan diperoleh setiap bulannya dan pesiar setiap minggunya.


Prospek Kerja


Poltekim makin diminati karena kepastian mendapatkan kerja setelah lulus. Selain itu, Politeknik Imigrasi tidak membebankan biaya pendidikan kepada mahasiswa sedikit pun. Seluruh biaya kuliah ditanggung pemerintah melalui APBN.


Setelah menyelesaikan studi dari Poltekim, kamu bisa bekerja di Direktorat Jenderal Imigrasi, Kantor Imigrasi maupun Bandar Udara yang tersebar di seluruh daerah Indonesia.


Program Studi Politeknik Imigrasi adalah kesatuan rencana belajar sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan vokasi dan/atau profesional yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum serta ditujukan agar taruna taruni dapat menguasai pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai dengan sasaran.


Gaji pokok lulusan Poltekim sebesar Rp 2.534.000 dengan tunjangan sebesar Rp 1.930.000 sampai Rp 27.570.000 tergantung jabatan dan masa kerja.


Syarat Daftar Poltekim


Jika kamu tertarik melanjutkan pendidikan di Poltekim, ini syarat pendaftarannya mengacu pada pendaftaran 2022/2023: 


1. Warga Negara Republik Indonesia 


2. Pria/Wanita 


3. Pendidikan SMA sederajat dengan nilai Ijazah rata-rata 7,0 dan nilai Bahasa Inggris sekurang-kurangnya 7,0 pada rapor semester akhir. 


4. Khusus untuk putra daerah asli Papua dan Papua Barat nilai Ijazah rata-rata 6,0 dan nilai Bahasa Inggris 6,0. 


5. Usia pada tanggal 1 Maret 2017 serendah-rendahnya 17 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun (dibuktikan dengan akte Kelahiran/surat keterangan lahir) 


6. Tinggi Badan minimal Pria 165 cm, Wanita minimal 158 cm, berat badan seimbang (ideal) berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat verifikasi dokumen asli 


7. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, tidak memakai kacamata dan softlens, tidak tuli, dan tidak buta warna 


8. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat 


9. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga 


10. Belum pernah menikah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan Baca juga: Perubahan Aturan Seleksi Masuk PTN 2023, Calon Mahasiswa Wajib Tahu 


11. Bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi di seluruh Wilayah Indonesia 


12. Tidak pernah putus studi/drop out (DO) dari Politeknik Ilmu Pemasyarakatan di Akademi/Sekolah kedinasan pemerintah lainnya 


13. Membuat dan mengisi formulir pernyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya setelah dinyatakan diterima sebagai calon siswa/siswi 


14. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/pekerjaan dengan instansi/perusahaan lain. 


15. Bagi peserta yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil Kementerian Hukum dan HAM, selain harus memenuhi persyaratan diatas (angka 1 sampai dengan 13), juga harus memenuhi syarat: 

  • Mendapatkan persetujuan untuk mengikuti pendidikan ikatan dinas dengan pangkat/gol. ruang setinggi-tingginya Pengatur Muda Tk.I/(II/b) dibuktikan dengan surat pengantar dari Pejabat Pimpinan Tinggi (Pimpinan Unit Eselon I atau Kepala Kantor Wilayah). 

  • Umur pada tanggal 1 Maret 2017 setinggi-tingginya 25 tahun, yang dibuktikan dengan akte/surat keterangan lahir. 

  • Tidak dalam proses pemeriksaan atau sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Satuan Kerja; 

  • Hanya mendaftar di 1 program pendidikan yang sesuai dengan formasi asal PNS (PNS di jajaran Pemasyarakatan hanya boleh mendaftar di POLTEKIP dan PNS di jajaran Imigrasi hanya boleh mendaftar di Poltekim.


TELAH HADIR, BIMBINGAN BELAJAR PERSIAPAN LULUS TES PERGURUAN TINGGI KEDINASAN PERTAMA, TERBAIK DAN TERSIAP DI INDONESIA TERBUKTI 90% LOLOS SKD & 80% LOLOS PERGURUAN TINGGI KEDINASAN, BAGI KAMU YANG INGIN IKUT SELEKSI MASUK SEKOLAH KEDINASAN 2024 MULAI PERSIAPKAN DARI SEKARANG YUK BERSAMA BIMBEL AKSES! 


Dengan Bimbingan Belajar Online & Offline yang memiliki kualitas pengajar yang Profesional sudah teruji didukung oleh Soal terupdate 2024 yang sudah berstandar HOTS, Tersedia lebih dari 50.000+ Video Pembelajaran, Tips & Trik Lulus Tes Sekolah Kedinasan, Tryout SKD berbasis CAT, Sehingga Kamu akan semakin Siap Menghadapi Tes masuk Sekolah Kedinasan 2024 Bersama Bimbel Akses.